Apakah Saya Harus Membayar Hutang Di Muka Atau Berinvestasi Terlebih Dahulu?

Apakah saya harus membayar hutang terlebih dahulu atau justru fokus pada investasi? Ini adalah salah satu pertanyaan yang paling penting dalam keuangan pribadi, dan keputusan yang anda lakukan sekarang ternyata dapat mempengaruhi masa depan keuangan anda kelak.

Semakin cepat anda melakukan investasi, maka semakin banyak waktu yang anda investasikan untuk bertumbuh. Dampak dari bunga majemuk dapat menciptakan dorongan yang besar untuk memulai investasi sedini mungkin. Bunga majemuk bertanggung jawab terhadap “efek berantai” yang bertumbuh dalam investasi kecilmu menjadi jumlah yang cukup besar dari waktu ke waktu.

Tetapi bagaimana dengan membayar hutang? Hutang bertumbuh melalui efek yang sama dari bunga majemuk sebagai bahan bakar dari investasi untuk bertumbuh. Semakin lama anda mengambil waktu untuk melunasi hutang, maka semakin besar biaya yang harus anda bayarkan dikarenakan bunga majemuk. Kartu kredit dengan bunga tinggi memiliki tingkat suku bunga yang kemungkinannya melebihi dari hasil terbaik yang bisa anda dapatkan didalam pasar saham.

Jadi, apa yang sebaiknya saya lakukan dengan uang tersebut – melunasi hutang atau berinvestasi?

  • Sebuah Jawaban Sederhana

Secara matematis, opsi terbaiknya adalah dengan meletakkan uang anda ke mana ia dapat membuat keuntungan terbaik atas investasi tersebut. Misalnya, jika anda memiliki hutang kartu kredit dengan bunga sebesar 12,9% dan rekening investasi pasar saham anda bertumbuh sebesar 8%, maka anda lebih baik meletakkan uang sebanyak mungkin dimana anda bisa mendapatkan peluang bunga yang lebih tinggi – seperti melunasi kartu kredit anda.

Namun, ada komplikasi dengan jawaban sederhana ini langsung dari tempatnya. Tidak ada cara satupun untuk mengetahui tingkat laba dari rekening investasimu di masa mendatang. Anda bisa mendapatkan hasil investasi yang besar, bahkan lebih tinggi dari suku bunga kartu kreditmu, atau anda bahkan bisa menderita kerugian didalam pasar saham dan mendapatkan hasil yanag negatif.

Anda harus membuat asumsi tentang tingkat laba-mu guna memutuskan dimana anda harus menempatkan uang tersebut. Rata-rata historis laba jangka panjang di pasar saham adalah sekitar 8% termasuk boom, resesi, dan bahkan di era Depresi Besar. Tidak ada yang mengetahui apa selanjutnya yang akan terjadi di pasar saham, sehingga asumsi yang masuk akalnya adalah anda akan mendapatkan hasil yang konsisten dengan rata-rata jangka panjang dalam waktu yang lama.

Jadi, jika tingkat bunga hutangmu lebih tinggi disekitar 8%, anda lebih baik membayar hutang terlebih dahulu daripada memutuskan untuk berinvestasi. Jika anda memiliki hutang bunga rendah seperti hipotek atau pinjaman mahasiswa, anda lebih baik melakukan pembayaran minimum terhadap hutangmu dan berinvestasi sebanyak mungkin untuk mendapatkan hasil yang maksimal atas uang anda.

Seperti yang sudah saya katakan, ini adalah jawaban sederhananya. Terdapat sejumlah detail yang menghasilkan keputusan apakah anda akan membayar hutang atau berinvestasi terlebih dahulu dan ini bisa menjadi sesuatu yang rumit. Mari kita bersama-sama melihat penjelasan diantaranya.

  • Jawaban “Hidup tidaklah sederhana”

Bahkan dengan asumsi sederhana bahwa riwayat laba jangka panjang di pasar saham disekitar 8% akan berlanjut ke masa depan, ada kompleksitas lain yang perlu dipertimbangkan dalam keputusan antara membayar hutang atau berinvestasi.

  • Insentif untuk membayar hutang dimuka

Ada konsekuensi negatif dari membawa hutang yang melampaui perhitungan yang matematis dari laba investasi. Membawa hutang adalah sesuatu yang membuat kita stress. Anda memiliki pembayaran setiap bulan dan menghadapi konsekuensi berat jika anda tidak menghasilkannya. Jika sumber penghasilan anda terganggu saat anda memiliki banyak hutang, anda dapat menderita kerugian dengan cepat. Dengan melunasi hutang, anda dapat membuang resiko ini diatas meja.

Ada keuntungan lain dengan melunasi hutang secepat mungkin sebelum fokus untuk berinvestasi. Dalam satu hal, fokus untuk melunasi hutang adalah pencegah yang baik untuk meminjam uang lebih banyak. Jika investasi anda bertumbuh, anda mungkin ingin mengambil hutang tambahan apabila anda sudah tidak memiliki hutang sama sekali. Melunasi hutang dapat menjadi cara yang baik untuk fokus pada kesehatan finansialmu dan mengembangkan kebiasaan berbelanja yang lebih baik.

Jadi, resiko membawa hutang adalah tips keputusan untuk membayar hutang terlebih dahulu – tetapi seperti yang telah saya sebutkan diatas, “Hidup tidaklah sederhana”.

  • Akhir Jawaban: Apakah saya harus membayar hutang atau berinvestasi terlebih dahulu?

Prinsip dasar dari meletakkan uangmu ke opsi yang memberikan tingkat laba terbaik mengarah ke hasil finansial terbaik. Jika investasimu menghasilkan laba yang lebih tinggi daripada bunga hutangmu, maka anda akan lebih baik berinvestasi segera dan melunasi hutang minimum. Tentunya mendapatkan penghasilan tambahan dengan memanfaatkan investasi online jangka pendek adalah cara cepat kaya raya.

Namun, jika tingkat bunga hutang anda lebih tinggi dari tingkat laba atas investasimu, maka anda harus melunasi hutangmu terlebih dahulu sebelum berinvestasi. Contoh perhitungan menunjukkan hasil untuk scenario dimana hal tersebut pasti akan lebih baik untuk melunasi hutang bunga yang tinggi sebelum memutuskan untuk memulai mendanai akun investasimu.

Salah satu kesimpulan besar dari analisis ini adalah seberapa banyak dampak hutang didalam investasimu yang sedang bertumbuh. Jika anda memiliki hutang bunga yang tinggi, carilah kesempatan untuk mengkonsolidasikan hutang atau mendapatkan transfer saldo dan berakhir dengan suku bunga yang jauh lebih rendah.

Pada akhirnya, pilihan atas apakah anda akan melunasi hutang sebelum mulai berinvestasi tergantung pada toleransimu terhadap resiko dan penilaian anda terhadap tingkat laba dari investasi dibandingkan dengan suku bunga hutang anda.

Apakah anda ingin berinvestasi atau melunasi hutangmu?




Comments are Closed